0 Comments

 

Berikut ini beberapa cara Anda dapat mendorong anak Anda untuk bekerja keras dan menjadi pembelajar yang aktif dan ingin tahu: * Puji dan rayakan upaya dan prestasi anak Anda. Fokus pada seberapa besar dia ingin melakukan pekerjaan dengan baik dan seberapa keras dia bekerja. Pujilah anak Anda karena berusaha keras dan bertahan dengan itu. Upaya ini bahkan lebih penting daripada nilai akhir. Puji dan rayakan setiap anak di keluarga Anda sepanjang tahun – tidak hanya ketika rapor keluar. Perlihatkan kertas dan karya seni anak Anda di lemari es. Beri tahu anak Anda betapa indahnya pekerjaannya. * Sering membaca untuk anak Anda dan mendorong anak Anda untuk membaca. Anak Anda tidak pernah terlalu muda untuk dibacakan dengan lantang kepadanya. Anak Anda tidak pernah terlalu tua untuk mendengarkan Anda membaca dengan keras. Semakin banyak anak Anda membaca, semakin siap dia untuk menangani pekerjaan sekolah yang semakin sulit saat dia naik kelas. * Tertarik dengan semua pertanyaan yang diajukan anak Anda. Cobalah untuk menjawab atau berbicara tentang pertanyaan-pertanyaan itu, bahkan jika Anda merasa sibuk atau lelah. Kapan pun Anda bisa, luangkan waktu untuk membantu anak Anda menemukan jawaban atas pertanyaan – dengan mencari di buku, dengan bertanya pada “pakar,” dengan mencari jawabannya. * Melakukan perjalanan ke perpustakaan umum. Berteman dengan para pustakawan. Mintalah pustakawan untuk membantu Anda menemukan buku-buku terbaik dan paling menarik untuk anak Anda. * Rencanakan jalan-jalan keluarga ke museum, kebun binatang, taman, dan tempat-tempat bersejarah. Pergi ke suatu tempat yang menarik tidak harus menghabiskan banyak uang. Perjalanan ke tempat yang menarik memberi banyak orang dewasa dan anak-anak dari berbagai usia untuk membicarakan, membaca, dan memberi tahu orang lain tentang. Lakukan proyek di sekitar rumah bersama. Pekerjaan kayu, memasak, menjahit, berkebun, memperbaiki barang-barang, melukis, dan seni dan kerajinan semuanya menawarkan kesempatan untuk belajar. Anak Anda dapat menggunakan ide-idenya sendiri dan mempelajari keterampilan baru. “Saya berhasil!” dan “Aku memperbaikinya!” adalah pernyataan yang menarik untuk dibuat oleh seorang anak. * Batasi jumlah TV yang ditonton anak Anda. American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar orang tua membatasi tontonan TV anak-anak mereka menjadi satu hingga dua jam pertunjukan yang baik sehari. AAP juga merekomendasikan agar keluarga memanfaatkan program menarik yang ditawarkan di video. Seringkali Anda dapat meminjam video luar biasa dari perpustakaan umum secara gratis. * Jadilah penasaran dan menunjukkan minat untuk belajar sendiri. Jika Anda tidak tahu cara mengeja kata, biarkan anak Anda melihat Anda mencarinya di kamus. Jika Anda selalu ingin belajar cara bermain gitar atau piano, mulailah mengambil pelajaran ketika anak Anda memulai pelajaran musik. * Bicaralah dengan anak-anak Anda tentang peristiwa berita, politik, dan topik yang mungkin dipelajari anak Anda di sekolah. Dorong anak Anda untuk menyuarakan pendapatnya. Anak-anak yang berpartisipasi dalam waktu makan atau percakapan keluarga dengan orang tua lebih mungkin berhasil berbicara dengan guru dan orang dewasa lainnya. * Dorong anak Anda untuk membuat hadiah dan kartu buatan tangan. Anak Anda mungkin menulis puisi untuk berterima kasih kepada saudara Anda untuk hadiah, atau untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada mereka. Gambar juga hadiah yang bagus. Nenek akan senang menerima hadiah buatan tangan dari cucunya. * Libatkan anak Anda dalam keputusan keluarga. Biarkan anak Anda membantu merencanakan makan selama seminggu. Bicara tentang waktu perjalanan dan biaya tiket untuk kunjungan mendatang untuk melihat kerabat. Bantu anak Anda menggunakan ide-ide dan keterampilan matematika untuk membantu tugas-tugas rumah tangga. Dia bisa menulis daftar dan mengecek pekerjaan ketika sudah selesai. * Punya harapan tinggi untuk anak Anda. Semua orang bisa sukses di sekolah. Berikan pesan itu kepada anak Anda lagi dan lagi. Katakan, “Saya tahu bahwa belajar untuk ujian sejarah itu adalah kerja keras. Saya tahu Anda bisa melakukannya!” Jelaskan bahwa ketika pekerjaan itu berat, Anda harus berusaha keras.